Untitled

Author: shadowbane
Kadang aku merasa terlalu melankonis. Dengan bodoh merusak diri karna sesuatu yang gak bisa kudapat. Dengan bodoh menjadi seorang anak kecil karna rasa takut yang terus menguasai diri. Aku lupa rutinitas yang dulu kulakukan. Entah sejak kapan aku tidak pernah berteman dengan kode program lagi. Entah sejak kapan console dan syntax-syntax kutinggalkan. Dan kurasa diriku mulai kacau. Fisik dan mental, aku mulai hancur, pelan tapi pasti. Setiap minggu, aku selalu bilang, “AKU BISA BERUBAH”. Tapi aku tak sanggup melakukan itu. Cengeng!
Aku tak mampu berpikir sehat dan mengendalikan diri. Tanganku terus menari di atas keyboard. Terkadang berdansa di atas keypad handphone yang entah sejak kapan setia menemaniku. Mulutku memuntahkan makian dan kata kata yang tak pantas bagi seorang yang terpelajar. Terkadang sebatang rokok mampu membungkam semua tindakan gilaku. Meredam semua amarah dari dalam diri. Tapi itu tak bertahan lama. Seiring waktu, fisikku semakin lemah. Aku lupa diriku yang dulu suka berlari.
Ah, entah sejak kapan aku tak pernah lagi berlari. Hanya terduduk diam di sini. Membebani mereka yang kucinta. Berjalan jalan di dunia maya tanpa tujuan. Sesekali menyapa tante miyabi. Hahaha. Bodoh!
Cengeng! Begitulah aku memaki diriku. Julukan sang pemimpi pantas disematkan padaku. Melepas semua emas yang ada demi sebuah tembaga yang tak pernah kutemukan meski ku menggali sungai lumpur!
Aku tertinggal. Apa yang kumiliki sekarang? Tak lagi kumiliki semua hal yang dulu kumiliki. Melepas semua demi apa yang semu. Terus mencerca dia yang fana.
Seperti biasa, aku mengharap seorang yang kan membantuku. Entah itu merangkak, berjalan, ataupun terbang. Tapi percuma. Aku sudah kehilangan arah terlalu jauh.
Kadang ku berharap esok hari, ku takkan terbangun dari mimpiku. Bersiap menghadapi panasnya neraka. Dikuliti dan dibakar atas semua dosaku. Tolol!
Bodoh! Itulah aku. Apa yang sekarang kubuat? Meratapi nasib? Percuma. Tak ada lagi gunanya bagiku. Mecoba bangkit.. tapi ku tak sanggup! *Sigh* Orang yang ingin kulindungi justru ternyata kusakiti. Memaksakan kebohongan dan kehendak bodoh. Seakan kejujuran tak lagi berarti.
Sanggupkah aku terus melangkah? Aku tak tahu. Masa lalu membayangiku. Aku jatuh dalam kegilaan. Trauma yang terus menoreh luka. Tak ada lagi air mata. Hanya tetes demi tetes darah dalam setiap tarikan nafas.
Desperate in loneliness, Raging for living. .

Kadang aku merasa terlalu melankonis. Dengan bodoh merusak diri karna sesuatu yang gak bisa kudapat. Dengan bodoh menjadi seorang anak kecil karna rasa takut yang terus menguasai diri. Aku lupa rutinitas yang dulu kulakukan. Entah sejak kapan aku tidak pernah berteman dengan kode program lagi. Entah sejak kapan console dan syntax-syntax kutinggalkan. Dan kurasa diriku mulai kacau. Fisik dan mental, aku mulai hancur, pelan tapi pasti. Setiap minggu, aku selalu bilang, “AKU BISA BERUBAH”. Tapi aku tak sanggup melakukan itu. Cengeng!
Aku tak mampu berpikir sehat dan mengendalikan diri. Tanganku terus menari di atas keyboard. Terkadang berdansa di atas keypad handphone yang entah sejak kapan setia menemaniku. Mulutku memuntahkan makian dan kata kata yang tak pantas bagi seorang yang terpelajar. Terkadang sebatang rokok mampu membungkam semua tindakan gilaku. Meredam semua amarah dari dalam diri. Tapi itu tak bertahan lama. Seiring waktu, fisikku semakin lemah. Aku lupa diriku yang dulu suka berlari.
Ah, entah sejak kapan aku tak pernah lagi berlari. Hanya terduduk diam di sini. Membebani mereka yang kucinta. Berjalan jalan di dunia maya tanpa tujuan. Sesekali menyapa tante miyabi. Hahaha. Bodoh!
Cengeng! Begitulah aku memaki diriku. Julukan sang pemimpi pantas disematkan padaku. Melepas semua emas yang ada demi sebuah tembaga yang tak pernah kutemukan meski ku menggali sungai lumpur!
Aku tertinggal. Apa yang kumiliki sekarang? Tak lagi kumiliki semua hal yang dulu kumiliki. Melepas semua demi apa yang semu. Terus mencerca dia yang fana.
Seperti biasa, aku mengharap seorang yang kan membantuku. Entah itu merangkak, berjalan, ataupun terbang. Tapi percuma. Aku sudah kehilangan arah terlalu jauh.
Kadang ku berharap esok hari, ku takkan terbangun dari mimpiku. Bersiap menghadapi panasnya neraka. Dikuliti dan dibakar atas semua dosaku. Tolol!
Bodoh! Itulah aku. Apa yang sekarang kubuat? Meratapi nasib? Percuma. Tak ada lagi gunanya bagiku. Mecoba bangkit.. tapi ku tak sanggup! *Sigh* Orang yang ingin kulindungi justru ternyata kusakiti. Memaksakan kebohongan dan kehendak bodoh. Seakan kejujuran tak lagi berarti.
Sanggupkah aku terus melangkah? Aku tak tahu. Masa lalu membayangiku. Aku jatuh dalam kegilaan. Trauma yang terus menoreh luka. Tak ada lagi air mata. Hanya tetes demi tetes darah dalam setiap tarikan nafas.
Desperate in loneliness, Raging for living..

Bookmark and Share

FB Error??

Author: shadowbane

Belakangan ini, Facebook, sebuah situs jaringan sosial yang (katanya) terbesar di dunia, sering error. Mulai dari komen yang udah dibaca, tapi masih ada di notif, stat / komen yang udah ditulis, tapi nggak berubah / masuk, DLL. emank sih udah ada perubahan. Sebenernya ada apa sih? apa database nya overload? ato emank ada kesalahan di sisi si java? Who knows?

ni contoh yang gw dapet pas lagi jalan2 ke home temen..

fberror

apa bahasa inggris gw yang bego, ato gw yang salah liat, ato..

Bookmark and Share

Perancangan Database

Author: shadowbane

Database adalah bagian penting dari sebuah system informasi. Database digunakan untuk mengelola informasi yang terdapat dalam sebuah system. Siklus hidup sebuah system informasi tergantung dari siklus database yang digunakan. Tujuan perancangan database :
1.Memenuhi kebutuhan akan informasi dari pengguna dan aplikasi
2.Menyediakan struktur informasi yang mudah dimengerti.
3.Mendukung kebutuhan pemrosesan dari beberapa objek dalam sebuah system database.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, sebuah sistem database merupakan komponen dasar sistem informasi organisasi yang lebih besar. Oleh karena itu siklus hidup aplikasi database berhubungan dengan siklus hidup sistem informasi. Langkah-langkah siklus hidup aplikasi adalah berikut ini :

siklusprogram

Gambar 1 : Siklus hidup aplikasi
1.Pendefinisian Sistem
2.Perancangan Database
3.Implementasi Database
4.Pengambilan dan Konversi Data
5.Konversi Aplikasi
6.Pengujian dan Validasi
7.Pengoperasian
8.Pengawasan dan Pemeliharaan.
Hal yang penting adalah mengetahui bahwa langkah-langkah siklus hidup aplikasi database dapat tidak beruntun, tetapi melibatkan beberapa langkah pengulangan yang biasanya disebut feedback loop.

Proses Perancangan Database
Pada database yang hanya digunakan oleh single user atau beberapa user saja, perancangan database tidak terlalu sulit. Tetapi jika Ukuran database cukup besar, perancangan database menjadi sangat kompleks.
Tujuan perancangan database :
1.Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
2.Memudahkan pengertian struktur informasi.
3.Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan.

Tahap-tahap perancangan database:
1.Pengumpulan data dan analisis
2.Perancangan database secara konseptual
3.Pemilihan system manajemen database
4.Perancangan database secara logika
5.Perancangan database secara fisik
6.Implemetasi system database

dbdesign

Gambar 2 : Proses perancangan database.

Fase 1 merupakan kumpulan informasi yang berhubungan dengan penggunaan database. Fase 6 adalah implementasi database. Inti dari perancangan sebuah database adalah fase 2, 4, dan 5.

1.Pengumpulan Data dan Analisa
Suatu tahap dilakukannya proses identifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan tersebut, kita perlu mengenal bagian-bagian lain dari sebuah sistem informasi yang berinteraksi dengan database, termasuk user dan aplikasi.
Aktifitas-aktifitas yang dilakukan dalam pengumpulan data dan analisa:
a.Menentukan kelompok-kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya.
b.Peninjauan dokumentasi yang ada.
c.Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data.
d.Daftar pertanyaan dan wawancara.
2.Perancangan database secara konseptual
Tujuan dari tahap ini adalah menghasilkan sebuah conceptual schema untuk database yang tergantung pada sebuah DBMS yang spesifik. Dalam conceptual schema, kita harus merinci aplikasi-aplikasi database yang diketahui dan transaksi-transaksi yang ada. Tahap ini memiliki dua aktifitas paralel.
a.Perancangan skema konseptual.
b.Perancangan transaksi.

3.Pemilihan DBMS
Pemilihan database dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor teknik, politik organisasi, dan ekonomi.

4.Perancangan database secara logika
Disebut juga pemetaan model data (data model mapping). Pada tahap ini dibuat sebuah skema konseptual dan skema eksternal pada model dari DBMS yang terpilih. Pemetaannya dapat diproses dalam dua tingkat:
a.Pemetaan system-independent.
b.Penyesuaian skema ke DBMS yang spesifik.

5.Perancangan database secara fisik
Merupakan proses pemilihan struktur-struktur penyimpanan dan jalur akses pada file-file database untuk mencapai penampilan terbaik pada berbagai aplikasi. Selama fase ini, dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk database yang disimpan yang berhubungan dengan struktur-struktur penyimpanan fisik, penempatan jalur record, dan jalur akses. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan database secara fisik:
a.Response time, yaitu waktu yang berlalu dari suatu aplikasi database yang diajukan untuk menjalankan suatu tanggapan.
b.Space utility, atau jumplah kapasitas penyimpanan yang digunakan oleh file-file database.
c.Transaction troughput, yaitu rata-rata jumlah transaksi per menit yang dapat diproses oleh suatu sistem database.
Apabila waktu respon dari database tidak optimal, maka dapat dilakukan denormalisasi. Denormalisasi merupakan proses yang dilakukan pada database yang sudah dinormalisasi, dengan cara memodifikasi struktur tabel dan mengabaikan kerangkapan data (yang terkontrol) untuk meningkatkan kinerja database. Proses denormalisasi termasuk mengkombinasikan table-tabel yang terpisah dengan join, dan mereduplikasi / menduplikat data pada tabel

6.Implementasi
Setelah perancangan secara logika dan fisik telah selesai, sebuah sistem database dapat dijalankan. Perintah-perintah dalam DDL / SDL dari DBMS yang dipilih, dihimpun dan digunakan untuk membuat skema database dan file-file database yang kosong. Setelah itu database itu dapat disatukan dengan datanya.
Jika data harus diubah dari komputer sebelumnya, perubahan-perubahan rutin diperlukan untuk format ulang data dan dimasukkan ke dalam database yang baru. Transaksi-transaksi database sekarang harus dilaksanakan oleh programmer aplikasi.
Spesifikasi secara konseptual diuji dan dihubungkan dengan kode program dengan perintah-perintah embedded DML yang telah diitulis dan diuji. Suatu saat transaksi-transaksi tersebut telah siap dan data telah dimasukkan ke dalam database, maka fase perancangan dan implementasi telah selesai, kemudian fase operasional dari seuatu sistem database dimulai.

Referensi

http://murni_rk.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5842/perancangan+database.doc
http://tyusnita.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/13355/dbdesign.pdf
http://af-kuliahku.blogspot.com/2008/02/perancangan-database-m-faisal-affandi.html
http://zulidamel.wordpress.com/2007/09/24/perancangan-database/
http://www.iwayan.powernet.or.id/Lecture/DBaseLanjut_S1
http://www.scribd.com/doc/13192616/Perancangan-Database
http://yunias67.wordpress.com/perancangan-data-base/perancangan-database/
http://one.indoskripsi.com/node/5443
Kadir, Abdul; Dasar Perancangan dan Implementasi Database Relational, Andi Offset, 2009
Kristianto, Harianto; Konsep dan Perancangan Database, Andi Offset, 2007

Bookmark and Share

Tentang Hidup

Author: shadowbane
Udah beberapa lama sejak postingan terakhir. Well, gw akuin diri gua belakangan kehilangan orientasi “siapa gw” dan “apa tujuan gw”. Gw nyadar, mungkin karna gw masih kategori adult-wannabe, alias teenager ^^. Banyak alasan kenapa itu terjadi. Diantaranya, hilangnya dukungan keluarga, and I’ve lost my fiancee!! Well, August was a terrible month..
Just forget it! Gw tau gw udah dengan tololnya ngemis buat dia. But live must go on! Yeah.. Even it’s hard to forget, and she leaves so many traces in my life..
Yang lebih parah, kadang orang tua yang kita anggap sebagai orang petama yang bisa mendukung kita, terutama sosok seorang ayah yang selalu membantu kita, ternyata tidak 100% benar. Gw tau, pikiran gw tidak sejalan dengan dia, tapi entah kenapa dia seperti selalu meremehkan segala apa yang gw buat. Gw selalu ingin membuktikan bahwa pilihan saya adalah yang terbaik untuk diri gw sendiri, dan ternyata hal itu TIDAK MUDAH. Tanpa dukungan orang tua, semua itu terasa SANGAT SULIT.
Sekarang gw freelance. Only several small jobs to keep me alive, banyak nganggurnya sih. Gw makin tertekan karna ini. Yang lebih bodohnya lagi, kalau dulu ada someone special yang ngatur keuangan gw, sekarang gw nanganin segalanya sendiri. Uang yang gw dapet ngalir aja kek air, yang bahkan gw g sadar kemana arah dan tujuannya. Oke, sekarang gw udah mulai berhemat, dengan sisa uang yang cuma cukup untuk beli bensin sebulan alias 100ribu doank, gw harus bisa bertahan hidup sampe ada kerjaan lain. What a shame.
Gw yakin, ada yang mencemooh gw pas baca ini. Ada yang bilang, “ini karna lo tolak kesempatan luar biasa itu dulu”. Gw cuma bilang, BULLSHIT. Buat yang merasa, gw minta maaf. Gw bukan mo hidup senang ngemis duit orang tua gw. Tapi gw lebih suka hidup pas pasan daripada maksa orang beli ini itu. Jujur gw gak tega! If I want to help people to be healthy, I choose to give them the drugs/vitamins/suplement/whateveryoucallit for FREE, guys!! I NEVER want to burden anyone with those FU*ING thigs!! If you want to help them to be HEALTHY, give it for FREE!!
I never enjoy my life. Gw tau sekarang gw cuma jadi BEBAN. Gw belum mandiri 100%. Tapi gw lagi berusaha. Dad, if you read this, please understand that I’m LEARNING. Not PLAYING AROUND!! Gw sadar belakangan ini gw cuma duduk dikamar seharian, sahur, tidur, online, keluar kamar buat mandi, kerja dikit kalo ada, pulang, buka puasa, pergi shalat, pulang, and then sleep. I’m thinking!
Oke, sekarang gw mo coba bangkit. Buat usaha yang gw planning itu jalan lagi, dan gw cuma mo buktiin ama yang ngejek gw, inilah gw. I AM WHAT I AM. I WILL NOT CHANGE ONLY WITH YOUR WORD. Thuosands of words NEVER convince me to change. But act WILL.
Terserah buat yang baca mo nganggap ini apa. Gw cuma pengen nulis sesuatu di blog gw. Mungkin ada yang doain. Dan gw yakin ada yang nyumpahin. Gw cuma mo bilang, kalo gw berhasil, kalian yang bahkan mencemooh adalah bagian dari keberhasilan gw, karna kalo gak berkat kalian, gw gak maju. Tapi kalo gw gagal, ini akibat ketololan gw. That’s all!!

Udah beberapa lama sejak postingan terakhir. Well, gw akuin diri gua belakangan kehilangan orientasi “siapa gw” dan “apa tujuan gw”. Gw nyadar, mungkin karna gw masih kategori adult-wannabe, alias teenager ^^. Banyak alasan kenapa itu terjadi. Diantaranya, hilangnya dukungan keluarga, and I’ve lost my fiancee!! Well, August was a terrible month..

Just forget it! Gw tau gw udah dengan tololnya ngemis buat dia. But live must go on! Yeah.. Even it’s hard to forget, and she leaves so many traces in my life..

Yang lebih parah, kadang orang tua yang kita anggap sebagai orang petama yang bisa mendukung kita, terutama sosok seorang ayah yang selalu membantu kita, ternyata tidak 100% benar. Gw tau, pikiran gw tidak sejalan dengan dia, tapi entah kenapa dia seperti selalu meremehkan segala apa yang gw buat. Gw selalu ingin membuktikan bahwa pilihan saya adalah yang terbaik untuk diri gw sendiri, dan ternyata hal itu TIDAK MUDAH. Tanpa dukungan orang tua, semua itu terasa SANGAT SULIT.

Sekarang gw freelance. Only several small jobs to keep me alive, banyak nganggurnya sih. Gw makin tertekan karna ini. Yang lebih bodohnya lagi, kalau dulu ada someone special yang ngatur keuangan gw, sekarang gw nanganin segalanya sendiri. Uang yang gw dapet ngalir aja kek air, yang bahkan gw g sadar kemana arah dan tujuannya. Oke, sekarang gw udah mulai berhemat, dengan sisa uang yang cuma cukup untuk beli bensin sebulan alias 100ribu doank, gw harus bisa bertahan hidup sampe ada kerjaan lain. What a shame.

Gw yakin, ada yang mencemooh gw pas baca ini. Ada yang bilang, “ini karna lo tolak kesempatan luar biasa itu dulu”. Gw cuma bilang, BULLSHIT. Buat yang merasa, gw minta maaf. Gw bukan mo hidup senang ngemis duit orang tua gw. Tapi gw lebih suka hidup pas pasan daripada maksa orang beli ini itu. Jujur gw gak tega! If I want to help people to be healthy, I choose to give them the drugs/vitamins/suplement/whateveryoucallit for FREE, guys!! I NEVER want to burden anyone with those FU*ING thigs!! If you want to help them to be HEALTHY, give it for FREE!!

I never enjoy my life. Gw tau sekarang gw cuma jadi BEBAN. Gw belum mandiri 100%. Tapi gw lagi berusaha. Dad, if you read this, please understand that I’m LEARNING. Not PLAYING AROUND!! Gw sadar belakangan ini gw cuma duduk dikamar seharian, sahur, tidur, online, keluar kamar buat mandi, kerja dikit kalo ada, pulang, buka puasa, pergi shalat, pulang, and then sleep. I’m thinking!

Oke, sekarang gw mo coba bangkit. Buat usaha yang gw planning itu jalan lagi, dan gw cuma mo buktiin ama yang ngejek gw, inilah gw. I AM WHAT I AM. I WILL NOT CHANGE ONLY WITH YOUR WORD. Thuosands of words NEVER convince me to change. But act WILL.

Terserah buat yang baca mo nganggap ini apa. Gw cuma pengen nulis sesuatu di blog gw. Mungkin ada yang doain. Dan gw yakin ada yang nyumpahin. Gw cuma mo bilang, kalo gw berhasil, kalian yang bahkan mencemooh adalah bagian dari keberhasilan gw, karna kalo gak berkat kalian, gw gak maju. Tapi kalo gw gagal, ini akibat ketololan gw. That’s all!!

Bookmark and Share

Credit to: r0ot

Well, I’m the one who never get enough frop my linux desktop. I’ve installed beryl within my 64bit’s Ubuntu 7.04. And now, I’m using Compiz-Fusion on my 64bit’s Ubuntu Hardy. Is it enough? of course not! I’ve been testing a lot, using a little guide here, and done some testing and tweaking for my hardware. For information, I’m using AMD Athlon 64 3200+ (overclocked to 2.5 GHz), 1,5 GBs DDR2 RAM, ATI Radeon 3400 256 MB Video card and Ubuntu 8.04 64bit version.

And where the hell is the How-To??

Ok, first, make sure you have installed your linux’s VGA driver. Using Envy-NG helps a lot!

Then enable ‘universe’ and ‘multiverse’ repositories in System -> Administration -> Software Sources.

Login as root in your terminal. Then apply this:

apt-get update && apt-get install zenity mplayer

After that, download xwinwrap for your ubuntu from here.

Install Xwinwrap by typing:

dpkg -i /path/to/package.deb

Change /path/to/package.deb by the path of your xwinwrap.

After that, download the script here, and execute as a normal user. Voila! your desktop should be able to play movies as a wallpaper!

Because of my Desktop’s resolution is too big (1400 x 1050) I’m unable to capture my Desktop’s video, because it will be to slow. But belueve me, It WORKS!

Bookmark and Share

beberapa hari yang lalu, saya mengalami beberapa masalah pada pidgin 2.4 yang saya gunakan pada ubuntu 8.04 dan pidgin 2.5 pada ubuntu 9.04. Pidgin tidak bisa terkoneksi ke Yahoo! Messenger.

Hal ini sempat membuat repot beberapa orang. Untungnya, hal ini dapat segera diatasi. Caranya:

Buka pidgin, Accounts > Manage
Modify Account YM anda, pilih tab Advanced. Pada Pager Server, ganti dengan

cn.scs.msg.yahoo.com

kemudian simpan. Anda akan bisa terkoneksi dengan YM lagi.

Happy Chatting! :p

Bookmark and Share

Lulus? Kemana?

Author: shadowbane

Beberapa minggu yang lalu, seluruh siswa/siswi SMA/SMK/MA sudah menerima hasil Ujian
Nasional (UN) mereka. dan seperti yang kita tahu, sebagian besar siswa yang lulus memilih
untuk melanjutkan ke perguruan tinggi bergengsi di Indonesia. Sebut saja Universitas
Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), dan masih
banyak lagi. Bahkan mereka sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk mendapatkan satu
kursi di universitas-universitas tersebut. Namun bagaimana dengan yang memilih untuk
melanjutkan ke perguruan tinggi lainnya? Dan bagaimana dengan nasib mereka yang memilih
untuk berkarir? Mengenaskan!

Kenapa saya bilang mengenaskan? Karena memang begitulah kenyataannya. Namun apakah
memasuki sebuah perguruan tinggi bergengsi adalah hal mutlak yang harus dicapai? Sebagian
besar merasa begitu. bahkan tidak jarang para orang tua bersusah payah memasukkan anaknya
ke sana, bahkan hingga menghabiskan puluhan juta rupiah. Mereka merasa bahwa hanya
disanalah putra-putri mereka bisa mendapatkan pendidikan terbaik di tanah air ini,
sehingga perguruan tinggi yang lain seperti tidak dianggap. Mereka merasa bahwa lulusan
perguruan tinggi lainnya kurang ‘gengsi’ dan tidak memiliki skill yang setara dengan
perguruan tinggi terkenal. Padahal, jika dilihat lebih jauh, silabus dan materi pendidikan
dari tiap perguruan tinggi untuk jenjang yang sama (ex:S1) dan bidang yang sama (ex:Sistem
Informasi) tidak jauh berbeda. Yang membedakan hanyalah lingkungan tempat mereka berada.

Faktor lingkungan menjadi faktor penting seseorang mampu berkembang atau tidak. Kita ambil
contoh di bidang Teknologi Infomasi (TI). Para siswa/siswi di Jawa cukup aktif dalam
mendalami bidang tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya siswa/siswi yang aktif
di milis, forum, dan bahkan terjun langsung ke lapangan. Jika dibandingkan dengan Batam,
kita dapat melihat kurangnya minat siswa/siswi di sini. Bahkan, di milis IT-Batam, penulis
jarang sekali melihat adanya siswa/siswi SMK jurusan IT yang aktif. Begitu juga ketika
diadakan seminar-seminar tentang IT atapun hal yang lainnya, keikutsertaan para
siswa-siswi hanya sebatas keterpaksaan karena dipilih oleh sekolah. Dan hal ini berlanjut
hingga ke bangku perguruan tinggi.

Untuk dunia kerja dan instansi-instansi terkait, perlu diperhatikan bahwa sebuah Ijazah
tidak akan menjamin apakah seseorang pasti memiliki skill atau tidak. Bahkan ada kejadian,
seseorang yang mengakui dirinya lulusan salah satu universitas terkenal di Indonesia,
mengakui keunggulan siswa SMK, tentunya dalam bidang keahlian mereka. Inilah sisi lain
kehidupan pendidikan di Indonesia, di Batam khususnya, yang ‘merendahkan’ skill yang
dimiliki siswa SMA/SMK/Sederajat. Terutama lulusan Batam. Banyak sekali perusahaan yang
‘merendahkan’ lulusan Batam dan lebih memilih tenaga kerja dari luar daripada putra
daerah. Alasannya sederhana, lulusan Batam dianggap belum memiliki skill yang memadai. Hal
ini menjadi PR bagi Pemko Batam, yang seharusnya memberdayakan putra-putri asli Batam.
Apakah rakyat asli Batam mau hanya sebgai penonton? Tentunya tidak!

Sebenarnya ada pilihan lain : Bekerja atau membuka usaha. Jika anda bertanya, “untuk apa
kamu kuliah tinggi-tinggi, mahal-mahal, ke universitas A?” Jawabannya hampir pasti sama,
untuk semua mahasiswa di Tanah Air tercinta ini. Biar mudah mencari kerja. Begitu katanya.
Saya tidak menyalahkan mereka yang memiliki pemikiran begitu. Tapi untuk mereka yang
memiliki kelebihan, kenapa tidak berpikir untuk membuka bidang usaha baru? Saya sendiri
lebih memilih untuk membukan usaha sendiri. Kenapa? Karena seorang pekerja tidak menjamin
penghasilan kita di masa depan. Tetapi jika kita memilih untuk membuka usaha sendiri,
menjadi owner, bersusah payah membesarkan, saya yakin, banyak keuntungan yang dapat anda
peroleh di masa depan!

Sekali lagi, tidak ada yang mudah, terutama karena anak muda sekarang dipandang sebelah
mata. Namun inilah tantangan yang dihadapi kaum muda sekarang. Saya yakin, Anda semua
sebagai generasi muda dapat membangun Batam menjadi bandar dunia yang benar-benar madani
dan bersih, baik itu secara fisik, maupun mentalnya.

Bookmark and Share

Back to The Track..

Author: shadowbane

Well, after UN, LKS, and much more, i’ve gone from any social network..

Sebenernya banyak yang mo en pantes diceritain, termasuk tentang LKS, pengalaman balik kampung, konfigurasi, perjalanan usaha, en masih banyak lagi.. tapi.. Yah itu dia. Pengen beristirahat dari dunia IT sebentar. Mungkin istirahat dari segala kesibukan. Emang sih, orang kek gini gak pantes idup di batam yang.. yeah, keras. tapi mo gimana lagi?

Kadang hatiku sebagai manusia biasa yang baru beranjak dewasa emang pengen hepi-hepi kayak orang lain, gak mikir kerja, cuma tau kuliah, buat tugas, nongkrong bareng temend, dugem, pulang bawa cewek. Tapi apa untungnya sih? cuma ngabisin duit, ke depannya diriku juga bakal kesusahan cari kerja, kena penyakit, en aku juga mikirin keluargaku, yang cuma keluarga biasa.

Udah deh.. nanti dilanjut lagi.. mesti kembali ke kehidupan yang terus berjalan dan membosankan ini!

Bookmark and Share

Viruses Attacked my PCs!!

Author: shadowbane

Kemaren, gue lagi pengen maen Dynasty Warriors 6 di PC gue. Maklum, terinspirasi dari novel Sam Kok. Anehnya, winshit gue lambat banget loadingnya. Pas lagi maen game, entah kenapa kok rasanya komputer gue tuh sempat ‘freeze’ untuk beberapa detik yang bikin character gue mampus dalam sekejap!

Berhubung gue gak pake antivirus, gue langsung menginstall antivirus yang biasa gue pake en online update ke internet. Gak lama kemudian, langsung saja muncul berbagai pesan yang mengatakan komputer gue udah terinfeksi virus! Holyshit! Mana gue udah gak pernah backup data lagi.. Apes dah.. Untung aja virusnya ‘hanya’ menginfeksi semua file berekstensi ‘*.exe’. Langsung aja gue melakukan scanning terhadap seluruh driver, termasuk milik laptop gue.

Dan hasilnya bikin gue pusing. Totalnya, sekitar 10K file terinfeksi, termasuk installer program, installer game, dan lain-lain.

Gak nyangka aja, komputer gue yang dari dulu gak pernah pake antivirus, bisa terinfeksi sampe segitunya gara-gara sebuah file berekstensi *.exe dari game “Warcraft III : Frozen Throne” yang gue copy dari teman gue.

Dari kejadian ini, gue makin eneg pake winshit. Sumpah.. Anda aja linux bisa maenin game, jalanin VB 6 dan program-program lainnya tanpa harus bersusah payah bergelimang lumpur coding, gue YAKIN, 90% pengguna winshit akan beralih ke linux.

Harusnya Microsoft belajar dari virus. Linux memang tidak seluruhnya gratis, dan juga tidak kebal terhadap virus. Namun dukungan support dari komunitas dan pengembang membuat mereka mampu meminimalisir serangan virus.

Menurut opini gue, lebih baik Microsoft membuat sebuah operating system yang benar-benar ‘baru’, dan tidak backward compatible. kenapa? karena hal itu akan membuat para programmer virus mempelajari lagi how-to coding virus pada OS tersebut. Mengenai dukungan software, driver, dan lain-lain, gue yakin Microsoft sebagai perusahaan raksasa mampu mengatasinya dengan mudah.

Selain itu, Microsoft sebaiknya juga mengembangkan komunitas mereka, dan mempermudah update terhadap segala jenis produk mereka yang beredar di pasaran..

back 2 My Ubuntu… Hufft..

Bookmark and Share

Well, karena banyak temen-temen yang ‘request’ cara install dan setting DHCP server pada Ubuntu, gue dengan baek hati (halakh.. narsis..) menuliskan step by step nya. Maklum, tutorial setting DHCP server di Ubuntu lagi laris, soalnya sabtu ini, ada ujian kompetensi di skul gw. Hehehe..

Pertama, gue asumsikan ubuntu server sudah terinstall dengan baik. Pastikan alamat IP dan subnet mask sudah diberikan dengan baek. Dan pastikan juga Server nya udah terkoneksi ke dalam jaringan. Dalam praktek ini, diasumsikan IP server adalah 192.168.12.1/255.255.255.0 dengan gateway dan DNS server adalah komputer itu sendiri.

Kemudian, jika mengambil repositori dari internet, pastikan dafar software nya udah di reload. Berikut ini cara jika menggunakan  repositori dari CD/DVD

Buka terminal dan masuk sebagai root. Ketikkan perintah berikut:

apt-cdrom add

apt-get install dhcp3-server

Pastikan tidak ada pesan error. Kemudian, masuk ke dalam direktori /etc/dhcp3 , kemudian edit file dhcpd.conf . Isi dengan konfigurasi berikut:

ddns-update-style interim;

option domain-name-servers 192.168.12.1;

default-lease-time 600;

max-lease-time 2400;

subnet 192.168.10.0 {

range 192.168.12.200 192.168.12.210;

option routers 192.168.12.1;

}

Setelah itu, restart service dhcp server.

/etc/init.d/dhcp3-server restart

Jika tidak ada pesan error, maka dhcp server sudah dapat digunakan dan berjalan dengan baik.

Pesan terakhir, buat temen-temen yang akan menghadapi ujian kejuruan, Good luck and may The Almighty Allah and Holy prophet Muhammad S.A.W. Bless us!

Bookmark and Share